Memilih Perguruan Tinggi

Tahun ajaran baru hampir tiba dan bagi yang tidak lulus masuk ke Perguruan Tinggi (PT)_ Negeri, “pasti” akan memilih PT swasta. Memilih PTS tidak gampang banyak dari kalian yang sedang pusing untuk mencari perguruan tinggi yang terbaik dan jurusan yang paling mewakili kemampuan anda....

Rahasia Menjadi Manusia Yang Efektif

Untuk memudahkan Anda memahami tujuh kebiasaan tersebut, berikut presentasi inspiratif yang membahasnya secara menarik. Jika Anda menerapkan ketujuh kebiasaan tersebut, maka hampir dapat dipastikan Anda akan menjadi manusia yang efektif dan produktif. Silakan simak presentasi berikut kemudian Anda bisa membaca penjelasannya...

Pengantar Teknologi Informasi

Teknologi informasi erat kaitannya dengan teknologi komputer yang saat ini berkembang begitu pesatnya. Personal computer (PC) yang sekarang ini sudah banyak dipakai pengguna hampir di setiap rumah, merupakan salah satu contoh teknologi komputer yang banyak berperan dalam perkembangan teknologi informasi...

Jumat, 31 Agustus 2012

STMIK BANJARBARU MASUK 100 PERGURUAN TINGGI TERBAIK VERSI TESCA

 
STMIK BANJARBARU masuk dalam daftar 100 (seratus) perguruan tinggi terbaik versi TeSCA 2011 (Telkom Smart Campus Tahun 2011), hasil perangkingan pada tahun 2011,STMIK BANJARBARU dipilih sebagai Sekolah Tinggi score tertinggi di Kalimantan dalam Telkom Smart Campus Award (TESCA) untuk kategori 100 Smartest Campus. Pada Kategori tersebut, STMIK BJB menempati peringkat ke 84 Indonesia. Dalam peringkat Perguruan tinggi versi TESCA tersebut. STMIK BJB merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi di Kalimantan Selatan yang termasuk di 100 smartest campus, dan point tertinggi di Kalimantan, dengan score 2.844,, sementara itu posisi terbaik adalah Universitas Indonesia dengan skor 4,871. Lihat TOP 100 TeSCA

TeSCA adalah program penghargaan nasional yang di inisiasi Telkom untuk meningkatkan ICT Awareness di komunitas perguruan tinggi. Program TeSCA merupakan salah satu bagian dari Program Corporate Social Responsibility untuk membangun Indonesia High Education Network (INHERENT) sebagai upaya memajukan pendidikan nasional serta pengembangan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan melalui pemberdayaan ICT di lingkungan pendidikan.

Pada Tesca tahun ini bukan saja mencari yang terbaik, tetapi juga mencari 100 kampus yang sudah memiliki tingkatan tertentu di dalam implementasi ICT (Information and Communication Technology). Meningkatnya peran perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Indonesia tak lepas dari kontribusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang sudah merambah di semua bidang. Itu pula yang menjadi latar belakang penyelenggaraan Telkom Smart Campus (Tesca) yang sudah berlangsung sejak 2008. Menurut BudiSiswanto, Vice President Enterprise PT Telekomunikasi Indonesia, Tesca menjadi salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) Telkom yang terukur, terarah, berkesinambungan dalam menciptakan dan menumbuhkan komunitas pengguna TIK di lingkungan perguruan tinggi.

Terdapat 7 Bidang yang dinilai dalam Program penghargaan nasional yang diinisiasi oleh Telkom ini. ketujuh bidang tersebut adalah Suprastruktur Kampus, Infrastruktur Teknologi, Profil Pemangku Kepentingan, Ragam Pemanfaatan dan Aplikasi (Implementasi), Dampak dan Manfaat Penerapan Teknologi, Strategi Pendidikan Nasional, dan Komunitas Eksternal (Stakeholder).

Telkom Smart Campus Award sendiri diadakan untuk meningkatkan ICT awareness di komunitas perguruan tinggi serta untuk membangun Indonesia High Education Network (INHERENT) sebagai upaya memajukan pendidikan nasional serta mendukung pengembangan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan melalui pemberdayaan ICT di lingkungan pendidikan. TeSCA akan menghasilkan peringkat TeSCA 100, yang sekaligus menunjukkan positioning perguruan tinggi-perguruan tinggi serta menunjukkan competitiveness advantage yang dimilikinya atas pemanfaatan TIK dalam perguruan tingginya.

Peringkat TeSCA diharapkan dapat menjadi standar best practice penerapan TIK di lingkungan perguruan tinggi serta menjadi sarana evaluasi bagi perguruan tinggi di Indonesia untuk terus berpacu menjadi perguruan tinggi yang terbaik, baik dari sisi pelayanan kepada civitas akademika maupun efektivitas dan efisiensi internal organisasi dalam perguruan tinggi./NVdya

TeSCA adalah program penghargaan nasional yang diinisiasi Telkom untuk meningkatkan ICT awareness di komunitas perguruan tinggi. Program TeSCA merupakan salah satu bagian dari program Corporate Social Responsibility untuk membangun Indonesia High Education Network (INHERENT) sebagai upaya memajukan pendidikan nasional serta mendukung pengembangan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan melalui pemberdayaan ICT di lingkungan pendidikan.

TeSCA 2011 merupakan program pemetaan pemanfaatan TIK di perguruan tinggi-perguruan tinggi, baik swasta maupun negeri. Selain pemetaan, dalam program ini akan dilakukan pemeringkatan 100 Perguruan Tinggi yang dinilai terbaik dalam mengimplementasikan TIK. Selain itu, TeSCA 2011 secara periodik akan dipublikasikan melalui media yang harapannya dapat meningkatkan competitiveness perguruan tinggi di mata publik dan perguruan tinggi-perguruan tinggi lainnya. Dalam Penyelenggaraan TeSCA 2011, Telkom juga menggandeng beberapa lembaga untuk menyukseskan program ini, antara lain DIKTI, Kemendikbud, APTIKOM, DETIKNAS dan Warta Ekonomi.

TeSCA yang akan menghasilkan peringkat TeSCA 100, sekaligus menunjukkan positioning perguruan tinggi-perguruan tinggi serta menunjukkan competitiveness advantage yang dimilikinya atas pemanfaatan TIK dalam perguruan tingginya.

Peringkat TeSCA diharapkan dapat menjadi standar best practice penerapan TIK di lingkungan perguruan tinggi serta menjadi sarana evaluasi bagi perguruan tinggi di Indonesia untuk terus berpacu menjadi perguruan tinggi yang terbaik, baik dari sisi pelayanan kepada civitas akademika maupun efektivitas dan efisiensi internal organisasi dalam perguruan tinggi.

Singkat cerita PT Telkom merupakan pencetus ide awal dari munculnya pemeringkatan implementasi TIK pada Institusi Perguruan Tinggi, yang konon kabarnya juga turut menggandeng KEMDIKNAS dan KOMINFO, dan menariknya lagi pada website resminya di http://tescaindonesia.org/ tidak mencantumkan metodologi yang jelas dan terukur untuk menilai sebuah institusi, sehingga muncul pertanyaan atas dasar apa pemeringkatan tersebut.

Sumber : http://tescaindonesia.org/top100.php
 
No Tipe          Universitas Total Score
1 Universitas Universitas Indonesia 4.871
2 Universitas Universitas Gunadarma 4.839
3 Universitas Universitas Bina Nusantara 4.473
4 Universitas    Universitas Gadjah Mada 4.452
5 Institut Institut Teknologi Bandung 4.33
6 Universitas Universitas Komputer Indonesia 4.307
7 Universitas Universitas Pendidikan Indonesia 4.23
8 Institut Institut Pertanian Bogor 4.229
9 Politeknik Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 4.195
10 Universitas Universitas Brawijaya 4.167
11 Sekolah Tinggi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Dan Komputer AMIKOM Yogyakarta 4.166
12 Institut Institut Teknologi Sepuluh Nopember 4.129
13 Universitas Universitas Padjadjaran 4.12
14 Universitas Universitas Diponegoro 4.096
15 Universitas Univesitas Sebelas Maret 4.071
16 Universitas Universitas Negeri Semarang 4.059
17 Universitas Universitas Airlangga 4.021
18 Universitas Universitas Dian Nuswantoro 4.011
19 Universitas Universitas Ahmad Dahlan 3.902
20 Universitas Universitas Kristen Duta Wacana 3.881
21 Universitas Universitas Jenderal Soedirman 3.879
22 Universitas Universitas Muhammadiyah Malang 3.862
23 Universitas Universitas Kristen Satya Wacana 3.849
24 Universitas Universitas Sriwijaya 3.84
25 Institut Institut Teknologi Telkom (IT TELKOM) 3.82
26 Universitas Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang 3.812
27 Universitas Universitas Kristen Petra 3.791
28 Universitas Universitas Negeri Surabaya 3.775
29 Universitas Universitas Negeri Yogyakarta 3.689
30 Universitas Universitas Budi Luhur 3.678
31 Universitas Universitas Sumatera Utara 3.662
32 Universitas Universitas Atmajaya Yogyakarta 3.662
33 Universitas Universitas Negeri Malang 3.591
34 Universitas Universitas Islam Indonesia 3.553
35 Universitas UIN Sunan Kalijaga 3.545
36 Universitas Universitas Sanata Dharma 3.538
37 Universitas Universitas Udayana 3.517
38 Universitas Universitas Putra Indonesia YPTK Padang 3.475
39 Universitas Universitas Ma Chung 3.474
40 Universitas Universitas Jember 3.463
41 Universitas Universitas Malikussaleh 3.462
42 Universitas Universitas Trunojoyo 3.457
43 Universitas Universitas Katolik Parahyangan 3.427
44 Universitas Universitas Negeri Jakarta 3.411
45 Universitas Universitas Syiah Kuala 3.379
46 Universitas Universitas Hasanuddin 3.353
47 Sekolah Tinggi STIKOM Bali 3.349
48 Universitas Universitas Negeri Makasar 3.341
49 Sekolah Tinggi Stikom Surabaya (jatim) 3.337
50 Universitas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 3.334
51 Universitas Universitas Bina Darma 3.331
52 Institut Institut Manajemen Telkom 3.28
53 Universitas Universitas Islam Sultan Agung 3.276
54 Universitas Universitas Indonusa Esa Unggul 3.268
55 Politeknik Politeknik Telkom 3.245
56 Sekolah Tinggi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Dan Komputer PalComTech 3.245
57 Universitas Universitas Muhammadiyah Yogyakarta 3.215
58 Institut Institut Teknologi Nasional Malang 3.21
59 Universitas Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur 3.205
60 Universitas Universitas Negeri Padang 3.201
61 Universitas Universitas Bengkulu 3.189
62 Universitas Universitas Andalas 3.153
63 Universitas Universitas Internasional Batam 3.146
64 Universitas Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya 3.124
65 Universitas Universitas Tanjungpura 3.12
66 Universitas Universitas Islam Nusantara 3.115
67 Universitas Universitas Pendidikan Ganesha 3.099
68 Universitas Universitas Jenderal Achmad Yani 3.022
69 Sekolah Tinggi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Dan Komputer Raharja 3.017
70 Universitas Universitas Nasional 3.009
71 Universitas Universitas Pancasila Jakarta 2.996
72 Universitas Universitas Narotama 2.981
73 Universitas Universitas Multimedia Nusantara 2.961
74 Universitas Universitas Paramadina 2.953
75 Politeknik Politeknik Manufaktur Negeri Bandung 2.925
76 Sekolah Tinggi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi PERBANAS Surabaya 2.924
77 Universitas Universitas Muhammadiyah Surakarta 2.916
78 Universitas Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya 2.914
79 Universitas Universitas Negeri Gorontalo 2.913
80 Universitas Universitas Al Azhar Indonesia 2.88
81 Universitas Universitas Muhammadiyah Prof.Dr. Hamka 2.858
82 Universitas Universitas Terbuka 2.848
83 Universitas Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta 2.846
84 Sekolah Tinggi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Dan Komputer Banjarbaru 2.844
85 Universitas Universitas Bangka Belitung 2.842
86 Universitas Universitas Muhammadiyah Semarang 2.838
87 Institut IAIN Sunan Ampel Surabaya 2.838
88 Universitas Universitas Bung Hatta 2.799
89 Universitas Universitas Bandar Lampung [UBL] 2.787
90 Universitas Universitas Kristen Indonesia Jakarta 2.781
91 Universitas Universitas Negeri Medan 2.778
92 Universitas Universitas Mataram 2.756
93 Sekolah Tinggi Perguruan Tinggi Teknokrat 2.755
94 Akademi Akademi Informatika Dan Komputer BSI Jakarta 2.749
95 Politeknik Polikteknik Negeri Pontianak 2.731
96 Universitas Universitas Surakarta 2.727
97 Universitas Universitas Sam Ratulangi 2.727
98 Universitas Universitas Balikpapan 2.726
99 Universitas Universitas Kanjuruhan 2.726
100 Universitas Universitas HKBP Nommensen 2.702

Kamis, 30 Agustus 2012

Kemampuan Interpersonal


Banyak yang mengatakan, bahwa kemampuan akan Interpersonal akan berdampak seseorang menjadi sukses, walaupun pun kemampuan intelektualnya tidak menonjol. Apa sih kemampuan Interpersonal skills itu? Interpersonal skill merupakan kemampuan di luar teknis, di luar akademis dan lebih mengutamakan kemampuan personal yang dipunyai seseorang. Kemampuan ini meski bisa diasah ataupun ditingkat, ada kalanya memang ada beberapa orang yang dikatakan sebagai orang yang luwes memiliki kemampuan seperti ini. Meski demikian, hard skills yaitu kemampuan akademis ataupun prestasi di bidang pekerjaan, pengalaman dalam bekerja juga ikut membantu Andauntuk menangkap pekerjaan yang Anda inginkan di suatu perusahaan. Tak hanya sebagai karyawan, tetapi pada prinsipnya sebagai pekerja, sudah menjadi hal yang biasa kemampuan sosialisasi kita perlu juga digosok dan diperbaiki. Apa saja sih yang termasuk sebagai Interpersonal skill ini? Berikut ini coba cek beberapa kemampuan interpersonal yang perlu dikembangkan, ini mudah-mudahan akan membantu Anda untuk menaiki tangga karir yang dicita-citakan, insyaallah, amin. Saat ini beberapa perusahaan juga mulai melihat kemampuan yang satu ini, tak hanya sekedar akademis juga. Tetapi memang melihat bagaimana keluwesan seorang pekerja bergaul dengan suasana kerja ataupun menciptakan suasana kerja yang mensupport suatu prestasi kerja, misal dengan menciptakan suasana yang hangat dan bersemangat sehingga kolega kerjanya pun lebih terpacu untuk bekerja, bisa jadi nilai plus bagi seseorang. Tak hanya itu, kemampuan berkomunikasi seseorang juga akan mendapat nilai tambah bagi perusahaan yang akan memilih karyawannya. kemampuan pribadi ini ternyata dalam prakteknya bisa merupakan nilai plus bagi seseorang. Berikut beberapa kemampuan personal yang bisa diintrospeksi dan diasah kembali. 
  1. Mempunyai sifat selalu ingin menang/optimis. Punya sikap optimis dalam menghadapi suatu masalah dengan menganggap kalau masalah tersebut merupakan tantangan yang harus dihadapi dan mesti diselesaikan, optimis Anda bisa menyelesaikannya. Daripada Anda sibuk mengeluh akan suatu hal yang terjadi di kantor Anda misalnya, lebih baik Anda berpikir dan mencoba langsung mempraktekkan bagaimana cara Anda menyelesaikan masalah tersebut. Pikirkan bahwa masalah yang timbul menjadi kesempatan bagi Anda untuk menunjukkan kapasitas Anda sebagai karyawan yang punya kemampuan lebih dengan memberikan performance yang baik, produktif dan bisa bekerja secara efisien dan efektif. 
  2. Bisa bekerja dalam tim. Tak hanya bekerja di dalam tim tetapi bisa kooperatif dengan anggota lainnya. Tak terlalu dominan tetapi bisa mengambil keputusan penting yang di saat yang tepat. Suatu perusahaan tentunya sangat melihat kemampuan seorang pekerja atas kemampuan yang satu ini. Kemampuan berkomunikasi, berkooperasi dan juga kemampuan kepemimpinan seorang pekerja dapat dinilai dari sini. Apakah Anda mempunyai jiwa pemimpin tanpa anggota tim lain merasa seperti diajari, itu merupakan hal yang mudah tetapi sulit jika belum biasa. Bagaimana Anda bisa menjembatani anggota tim lain jika terjadi konflik, dan jika terjadi stagnansi dalam pekerjaan apakah Anda mampu mengatasi hal tersebut dengan membuat langkah selanjutnya yang bisa mengatasi keadaan stagnan tersebut. Jadi bekerja dalam sebuah tim bukan hanya sebagai anggota yang pasif dan mengikuti saja alur pekerjaan, tetapi juga bisa dan mampu membuat alur sendiri dan mengatasi masalah yang biasa dihadapi dalam pekerjaan tim. Lebih terlibat dalam semua kegiatan tim. 
  3. Berkomunikasi secara efektif. Kemampuan berkomunikasi dengan baik menjadi hal yang esensial dalam berbagai hal, tentunya dalam hal bekerja pun Anda perlu mengasah kemampuan yang satu ini. Berkomunikasi yang baik dalam pekerjaan adalah bagaimana cara Anda menghilangkan gap antara Anda dengan kolega ataupun dengan anak buah, atau hanya sekedar dengan orang-orang bawahan Anda. Bagaimana caranya Anda bisa menjembatani antara Anda dengan mereka. Tak hanya itu, berkomunikasi yang baik adalah bagaimana cara Anda mengeluarkan pendapat ataupun ide Anda dengan baik, sehingga Anda bisa berlaku persuasif dan berhasil mengajak atau membuat orang yang mendengarkan mengerti apa yang Anda maksud dan mau mengikuti Anda. Komunikasi tak hanya secara verbal tetapi juga non verbal, bagaimana body language Anda, ekspresi muka, itu bisa mempunyai arti tersendiri. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah berkomunikasi yang baik adalah komunikasi yang terjadi dua arah, tak hanya Anda saja atau lawan bicara saja, tetapi Anda dan lawan bicara Anda.
  4. Punya kepercayaan diri. Pe-de itu perlu lho! Untuk menunjukkan kemampuan Anda, diperlukan kepercayaan diri yang tinggi, meski demikian kepercayaan tersebut juga harus dibantu dengan kemampuan Anda di bidang yang Anda pilih., Percuma kan kalau Anda sudah pede tetapi ternyata kemampuan Anda di bawah rata-rata. Jangan lupa untuk tetap low profile jika memang Anda berkemampuan di atas rata-rata ataupun mendapat pujian dari atasan Anda atau dari seseorang yang mengagumi kemampuan Anda. 
  5. Tunjukkan kemampuan kreativitas Anda. Dalam pekerjaan apapun, kreativitas juga diperlukan. Dalam hal ini berpikir inovatif dan imajinatif. Tak sekedar khayalan tetapi juga bisa dipraktekkan, sehingga bukan sekedar mengeluarkan ide saja. Apalagi jika Anda bisa membuktikan karya Anda tersebut dapat menguntungkan perusahaan, tentunya mempunyai nilai tambah tersendiri bagi penilaian Anda. Jangan pernah merendahkan kemampuan Anda membuat penyelesaian dari suatu masalah. Jika Anda disodorkan masalah atau proyek, tunjukan kalau Anda bisa membuat solusi yang efektif dan sederhana. Jangan takut jika gagal, karena setidaknya Anda telah menunjukkan kalau Anda telah berusaha. 
  6. Bisa menerima dan belajar dari kritik. Kadang teori lebih mudah ketimbang mempraktekkannya. Tetapi semua masukan tersebut bagi Anda untuk melakukan perbaiki diri. Terkadang tanpa disadari Anda bersikap defensif yang menyebabkan diri Anda terlihat negatif bagi kolega yang lain. Untuk menghindarinya, Anda bisa menarik napas dan cobalah memberikan jawaban secara diplomatis, jika memang Anda terus ‘diserang’ padahal Anda merasa bahwa Anda benar, Anda bisa memberikan jawaban tanpa nada tinggi. Tak hanya menerima kritikan, tetapi Anda juga harus bisa memberikan kritik bagi orang lain. Sampaikan sesuai dengan karakternya. 
  7. Bisa memotivasi diri dan lingkungan. Jangan berharap kalau ada suatu masalah Anda akan selalu disupport dan dimotivasi orang lain, justru kalau bisa jadilah orang bisa selalu termotivasi dan bisa memotivasi orang lain untuk maju terus dan pantang menyerah. Dengan memberikan harapan (jangan harapan kosong) yangtelah diperhitungkan secara matang sebelumnya. Dari sini Anda juga belajar untuk mengasah jiwa kepemimpinan Anda untuk membimbing kolega atau anak buah Anda untuk tetap optimis dalam menghadapi masalah atau kesulitan.
  8. Prioritaskan pekerjaan. Buatlah skala prioritas. Ini perlu jika Anda bertanggung atas beberapa pekerjan. Pilih dan kerjakan mana yang lebih penting atau yang lebih diperlukan, catat dateline yang harus ditepati agar Anda tetap memenuhi target. 
  9. Dapat melihat jauh ke depan. maksudnya adalah berpikirlah lebih panjang. Usahakan untuk selalu berpikir di luar kotak (think outside the box). Jangan terpaku pada apa yang ada di depan Anda, tetapi kembangkan hingga lebih jauh ke depan lagi. Misalkan Anda harus menjual krim kulit, jangan hanya berpikir untuk mengejar target penjualan yang tinggi, tetapi pikirkan juga bagaimana memberikan service yang memuaskan pelanggan, apa kekurangan dari produk yang harus ditingkatkan, itu semua tentunya akan berujung pada naiknya tingkat pembelian. 
Setelah mengetahui lebih jauh, ada baiknya Anda melakukan introspeksi diri, mana saja yang masih kurang dan mana saja yang sudah Anda punyai dan perlu diasah kembali. Kesemuanya ini tak hanya akan meningkatkan kinerja Anda sebagai karyawan ataupun atasan, tetapi juga jika Anda berencana membuat usaha sendiri.

Jumat, 24 Agustus 2012

Pengantar Teknologi Informasi (PTI)

 
Teknologi informasi erat kaitannya dengan teknologi komputer yang saat ini berkembang begitu pesatnya. Personal computer (PC) yang sekarang ini sudah banyak dipakai pengguna hampir di setiap rumah, merupakan salah satu contoh teknologi komputer yang banyak berperan dalam perkembangan teknologi informasi. .
Pada materi saat ini, lagi-lagi saya akan mengulas mengenai perangkat  PC dan komponennya sebagai perangkat komputer yang banyak dipakai untuk pemrosesan data. Komputer itu sendiri didefinisikan sebagai perangkat elektronik yang dirancang untuk dapat melakukan penyimpanan, pemrosesan, dan pengambilan data. PC merupakan salah satu contoh dari bentuk teknologi komputer. Dengan Perkembangnya teknologi komputer ini diharapkan dapat membantu pekerjaan manusia secara lebih efektif dan efisien.
Bagi pengguna komputer, alangkah baiknya jika mengetahuhi lebih dalam mengenai perangkat komputer terutama hardware (perangkat keras).


Komponen komputer minimal untuk dapat memakai PC, cukup dengan  komponen terdiri dari: unit sistem (processor, motherboard, memori/RAM, VGA card, dan harddisk, yang terpasang dalam casing), media input (keyboard dan mouse), dan output (monitor). Dengan spesifikasi tersebut, PC sudah dapat dioperasikan.
Komponen PC dikelompokkan menjadi tiga bagian, yaitu unit sistem, input/output, dan media penyimpanan.
Komponen pada Unit Sistem
 
1. CPU (Central Processing Unit) dan Motherboard
Microprocessor atau CPU (Central Processing Unit), atau biasa disebut processor saja, selalu terdapat pada setiap PC sebagai komponen utama dalam melakukan proses pengolahan data komputer (sebagai otak komputer). Processor/CPU ditempatkan bersama chip pendukung lainnya, seperti VGA Card, pada sebuah papan sirkuit yang disebut motherboard atau mainboard. atau mobo atau papan induk Kemudian motherboard tersebut dirakit dan ditempatkan dalam sebuah casing membentuk suatu unit sistem. Dalam istilah sehari-hari, satuan unit komponen yang disimpan dalam casing bersama dengan processor sering pula disebut CPU. Bentuk dari unit sistem bervariasi, mengikuti bentuk casing yang dipakai , ada yang berdiri (tower), dan ada pula yang desktop (diletakkan secara horisontal).

Spesifikasi komputer biasanya mengacu pada jenis processor/CPU yang dipakai, seperti Pentium II 300MHz, Pentium IV 1,7GHz, Celeron450MHz, AMD K6-2-500, Athlon, Duron, dan seterusnya. Jenis processor tersebut menggambarkan kemampuan dan kecepatan pengolahan data. Semakin besar satuan frekuensi atau instruksi per detik (MHz/GHz) CPU, semakin cepat CPU tersebut mengeksekusi program yang sedang berjalan.
 2. Memori
Komponen lain yang membantu CPU dalam melakukan pemrosesan data ialah memori. Ada beberapa jenis memori yang terdapat pada suatu PC, seperti cache memory pada CPU, RAM, dan memori lain pada motherboard. Memori yang akan kita bahas materi ini adalah memori jenis RAM. RAM (Random Access Memory) berbentuk kepingan yang dipasang pada motherboad dan dapat diganti/di-upgrade.
Semakin banyak aplikasi yang beroperasi, makin berat beban yang dilakukan memori ini. RAM banyak dijual dalam bentuk kepingan utuh yang berisikan sekumpulan IC (Integrated Circuit) yang terpisah. Satuan besaran dari memori ialah byte atau karena sangat besar memakai satuan megabyte. Misal, memori yang banyak digunakan saat ini memiliki kapasitas 32 Mb, 64 Mb, 128 Mb, 256 Mb, dan seterusnya.
                                                                                            
3.  VGA dan Sound Card
Komponen lain pada unit sistem yang tidak kalah penting ialah VGA Card (kartu VGA). VGA card dibuat berupa papan sirkuit yang berisi chip yang berfungsi sebagai perantara antara unit sistem dengan layar monitor sebagai media output. Tanpa komponen ini, informasi hasil pengolahan CPU tidak dapat ditampilkan pada monitor.
Sound Card, atau kartu suara, merupakan komponen tambahan berupa papan yang berisi chip yang berfungsi
untuk menghasilkan energi suara, kemudian lewat media sound system seperti speaker, suara tersebut dapat diperdengarkan. Saat ini, terdapat motherboard yang membuat VGA dan Sound card secara on board, artinya kedua komponen tersebut dibuat berupa chip yang menyatu dengan chip lain pada motherboard (built in).
Input dan Output
Ialah perangkat komunikasi yang merupakan bagian dari sistem komputer selain unit sistem. Perangkat ini sebagai jembatan antara unit sistem pada komputer dengan pengguna.

1. Media Input
Merupakan media komunikasi pada komputer untuk mengirimkan instruksi, data, dan informasi yang akan diproses oleh CPU. Berikut ini beberapa contoh media input.
a) Keyboard
Keyboard sebagai media input ketik merupakan perangkat input yang sering digunakan sebuah PC .Alat ini berfungsi sebagai perantara komunikasi antara pengguna komputer dengan sistem komputer dengan cara mengetikkan tombol keyboard berupa teks dan perintah-perintah lain seperti ‘Enter’ untuk dijalankan komputer. Bentuk dan jenis keyboard sangat beragam, mulai paling sederhana sampai kompleks dengan tambahan tombol yang bervariasi.
b) Mouse
Mouse merupakan perangkat penunjuk (pointing device) yang memungkinkan pengguna untuk langsung menunjuk objek yang dapat dilihat pada layar monitor komputer. Mouse dijalankan dengan menekan tombol mouse pada objek yang sudah dipilih. Menekan mouse dikenal dengan nama ‘klik’ untuk sekali tekan, dan ‘double klik’ (klik ganda) untuk dua kali tekan.

2. Media Output
a) Display Screen/Layar Monitor
Layar monitor menampilkan hasil dari proses yang dilakukan oleh CPU secara langsung sehingga pemakai komputer dapat mengetahui apa saja yang dihasilkan dari komputer ini. Misalkan pada keyboard pengguna menekan huruf “Y” (input). Pada layar monitor kursor akan menuliskan “Y”. Ditulisnya huruf “Y” pada layar monitor merupakan hasil (output) dari proses yang dikerjakan CPU sesuai dengan permintaan pengguna tadi. Nama lain dari monitor yang banyak dipakai, yaitu: VDT (Video Display Terminal), dan CRT (Cathode Ray Tube).
Dari bahasan materi ini, ' hanya ' cukup dengan  komponen terdiri dari: unit sistem (processor, motherboard, memori/RAM, VGA card, dan harddisk, yang terpasang dalam casing), media input (keyboard dan mouse), dan output (monitor), sebuah  PC sudah dapat dioperasikan.

Mudah-mudahan dengan adanya tulisan singkat ini yang dijadikan sebagai materi Pengantar Teknologi Informasi STMIK Banjarbaru dapat dipahami

Jangan lupa belajar ya.....

Wassalam


Sukses Milik Kita

 
Selamat Pagi.. Ini sharing pengalaman saja. Saya pernah dikasih tau seorang tokoh sukses dan juga pernah saya baca dari buku pengembangan diri, bahwa saya harus selektif terhadap kata-kata. Kata-kata kelihatannya simple, namun berpengaruh besar terhadap kesuksesan, keberhasilan. Kenapa?

Teorinya begini, apa yang ada di pikiran akan tercermin keluar dalam kata-kata (ini umumnya). Pikiran –> kata-kata. Nah, kalo ingin menciptakan suatu pikiran sukses dan menjadi orang sukses, dari yang pernah saya pelajari, kita bisa menciptakan kata-kata yang menghasilkan pikiran sukses, jadi dibalik prosesnya.
Kalo rata-rata orang pada umumnya, prosesnya pikiran –> kata-kata. Karena kita manusia, kita yang mengatur diri kita apakah kita mau sukses atau tidak, jadi kita bisa balik prosesnya, dari kata-kata –>pikiran. Kata-kata yang kita ucapkan selektif, agar menghasilkan pemikiran sukses.
Nah, saya sendiri selalu memasang target untuk usaha ataupun kehidupan saya. Dalam soal pencapaian target, saya selalu menghindari kata-kata berikut : Mudah-mudahan, Seandainya, Kalau, Insya allah, semoga..
Misalnya kalimat : “Mudah-mudahan saya berhasil nanti”

SPMI Perguruan Tinggi

Menyelengarakan sistem Penjaminan Mutu pada sebuah Perguruan Tinggi bagaikan memakan buah “simalakama”. Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi membutuhkan budaya mutu yang tinggi dari para pelaku dalam organisasi itu sendiri. Persyaratan ini berlaku jika ingin Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi itu, berkelanjutan. Keberlanjutan ini merupakan suuatu ancaman terbesar dalam Implementasi Sistem Penjaminan Mutu di Perguruan Tinggi. Potensi ini cukup besar karena Perguruan Tinggi sebagai organisasi yang berisikan ide-ide besar dan ideal dari para pelaku organisasi (dosen-dosen). Kerap terjadi ide-ide tersebut akan menjadi isu-isu utama untuk mengarahkan jalannya organisasi untuk beberapa tahun ke depan. Namun, ketika pencetus ide tidak lagi menduduki sebagai pimpinan maka ide itu hilang dengan sendirinya. Dengan kata lain bahasa sederhana ganti pimpinan ganti kebijakan, ganti metode, ganti prosedur, ganti acara. Mulai dari awal lagi. Capek…… deh..
Akibatnya keberlanjutan suatu kegiatan atau program menjadi sangat rendah. Hal ini sebenarnya, menunjukkan bahwa pengelolaan perguruan tinggi itu bukan diarahkan oleh visi institusi tetapi oleh visi masing-masing pimpinan. Wal hasil keberhasilan yang dicapai hanya untuk diri sang pimpinan bukan keberhasilan secara organisasi. Dengan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi hal demikian tidak akan terjadi. Karena sistem ini meletakkan arah organisasi ditentukan oleh visi organisasi itu sendiri bukan oleh visi pimpinannya. Siapapun, pimpinannya jika beliau dapat mengawal dan menyelaraskan semua visi anggota organisasi ke dalam visi organisasi Perguruan Tinggi maka Insya Allah akan tetap berhasil membawa Perguruan Tinggi. Mengakomodasi visi organisasi Perguruan Tinggi ke dalam visi pribadi inilah yang harus dimiliki oleh anggota organisasi sehingga membentuk budaya organisasi dalam diri pelaku-pelakunya. Hal ini tentunya membutuhkan waktu yang lama tidak hanya setahun dua tahun tetapi lebih lama mungkin puluhan tahun. Oleh karena itu dibutuhkan upaya untuk mempercepat dan mempersingkat waktu yang dibutuhkan yaitu dengan menggunakan sistem manajemen mutu. Sistem manajemen mutu, organisasi digerakan dan diarahkan oleh visi organisasi bukan visi pribadi pimpinan. Dengan menjadikan sistem manajemen mutu sebagai landasan sistem manajemen Perguruan Tinggi maka Implementasi Sistem Penjaminan Mutu akan mampu bertahan keberlangsungan dan berkelanjutannya.
Di Perguruan Tinggi, seorang dosen memegang peran  sangat penting bagi kemajuan institusinya. Hal ini telah lama disadari oleh dosen itu sendiri. Kesadaran ini ditunjukkan oleh upaya-upaya pribadi untuk manjadikan dirinya memiliki kompetensi dan kepakaran yang sesuai dengan minat dan bidang yang ditekuni. Dia menjadi terkenal di masyarakat tentang kepakarannya tersebut. Banyak presentasi di berbagai seminar yang semakin menunjukkan kepakarannya sehingga dikenal luas di masyakarat. Adakah kontribusi dosen tersebut terhadap kualitas pembelajaran di perguruan tinggi tempat dosen tersebut bernaung? Jawabnya, ada. Karena perguruan tinggi tempat dosen berasal jadi semakin dikenal luas oleh masyarakat. Banyak mahasiswa yang bangga karena diajar oleh dosen yang sangat terkenal dan dikenal di masyarakat luas. Akhirnya, banyak mahasiswa termotivasi untuk dapat bercita-cita ingin menjadi seorang dosen yang terkenal tersebut. Semakin banyak perguruan tinggi tersebut memiliki dosen-dosen pakar yang terkenal, maka akan banyak mahasiswa yang termotivasi. Kuliah selalu penuh, banyak seminar dan diskusi terjadi. Debat kepakaran antar dosen melingkupi atmosfir akademik di perguruan tinggi tersebut, mahasiswa pun terbawa suasana akademik yang baik tersebut, sungguh sangat membanggakan. Dimana-kah, letak keberhasilan seorang dosen dalam meningkatkan kualitas mahasiswanya?
Melihat dari perkembangan tesebut, saya mencoba mengeluarkan unek-unek melalui tulisan ini (walau saya baru mengalami oo..ternyata menjadi dosen itu..). Entah disadasari atau tidak seorang dosen memiliki ego-akademik yang tinggi, salah satu wujud dari sikap ini adalah adanya “mimbar kebebasan akademik”.  Mengapa, mengatur dosen itu menjadi sangat sulit ? (  mudah-mudahan banyak salahnya ) Itulah jawabannya karena dosen memilki ego-akademis yang tinggi. Aktualisasi seorang dosen jadi dirinya sendiri dengan kepakarannya menjadi tinggi. Kepakaran kadang justru membuat kotak-kotak yang sulit disatukan, walau bernaung dalam perguruan tinggi yang sama. Tidak ada keselarasan tujuan antara visi,misi dan tujuan pribadi dengan visi, misi dan tujuan institusi. Bermula dari disinilah permasalah kualitas perguruan tinggi timbul. Pemahaman visi, misi dan tujuan institusi yang diturunkan dalam sasaran mutu institusi seharusnya dipahami dan dimengerti sehingga menjadi acuan dan arah dari seorang dosen dalam mengabdikan kepakarannya untuk mencapai sasaran mutu perguruan tingginya. Untuk memahamkan pemikiran yang demikian ini tidaklah mudah. Tidak jarang terjadi perdebatan panjang dan menguras energi, sehingga sangat melelahkan ( capek dech..).
Waktu kuliah dulu, dosen terkenal dan populer diluar institusi adalah suatu kebanggaan dan dianggap suatu yang luar biasa (atau dosen biasa diluar?). Namun, katanya di era sekarang ini muncul pameo  baru yang mengatakan “dosen terkenal biasa, mahasiswa terkenal luar biasa”.  Kok bisa...ya ialah..suatu hal yang biasa kalau dosen terkenal, wajar karena jam terbangnya banyak dalam kepakarannya. Namun, jika mahasiswa menjadi terkenal di luar kampus karena prestasinya menjadi suatu hal yang luar biasa. Karena akan menjadi pertanyaan” bagaimana dan dimana  mahasiswa tersebut dalam kuliah, belajar dan siapa yang membimbing sampai bisa berprestasi tersebut? Mungkinkah dosen yang biasa di luar mampu menghasilkan mahasiswa yang berprestasi ? Jika, tidak jawabnya, maka bagaimana dosen bisa meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa sehingga mampu mencapai sasaran mutu program studi dan perguruan tingginya? Bila, ya jawabnya. Dimanakah letak peran dosen agar mampu meningkatkan kualitas pembelajarannya sehingga peran tersebut memang benar-benar berkaitan langsung dengan pencapaian sasaran mutu perguruan tingginya.
Paradigma Dosen
Peran dosen dalam sistem pembelajaran student center ini, lebih banyak sebagai penyedia jasa pembelajaran  atau provider pembelajaran. Karena peran  provider inilah, maka seorang dosen harus mengubah paradigmanya.  Proveider akan ditinggal oleh customernya jika tidak mampu memenuhi kepuasan dan kebutuhan pelanggannya.  Jasa layanan yang mampu memenuhi kepuasan dan kebutuhan pelanggan disebut jasa yang berkualitas. Agar kualitas layanan terjaga konsistensinya, maka semua proses harus terstandar dalam sebuah sistem. Kualitas jasa pendidikan dan pembelajaran di perguruan tinggi terletak pada tingkat keterserapan lulusan atau alumninya di masyarakat. Jika dosen mampu menyediakan sumber pembelajaran dan mampu menjaga proses penyampaian secara konsisten, sehingga mampu memenuhi kepuasan dan kebutuhan mahasiswanya sesuai yang dijanjikan dalam buku panduan akademik, maka dosen  tersebut dianggap berkualitas dan profesional.   Oleh karena itu, seorang dosen harus memiliki paradigm customer focus, process  systems dan corporate management  result institution.
Corporate management result institution, maksudnya seorang dosen tidak hanya berfokus pada hasil yang diperoleh secara individu tetapi harus berpikir ke arah capaian hasil secara institusi (corporate). Prestasi seorang dosen tinggi secara individu tidaklah  ada artinya jika tidak searah dengan tujuan, misi dan visi institusi. Demikian pula, dalam hal pembelajaran. Seorang dosen harus mampu mengelola mata kuliah yang jadi tanggungjawabnya yang hasilnya diorientasikan kepada capaian sasaran mutu program studi, sasaran mutu fakultas dan pada akhirnya pada sasaran mutu universitas.
Demikian, sekelumit pemikiran peran dosen dalam rangka meningkatkan capaian sasaran mutu perguruan tingginya. Namun, demikian dalam implementasinya perlu memperhatikan kondisi dan kemampuan sumberdaya yang dimiliki oleh perguruan tinggi masing-masing.

Langkah Membuat Situs Web Anda Menjadi Mesin Penghasil Uang

Coba bayangkan alangkah nikmatnya kalau anda bisa memiliki mesin penghasil uang. Anda tinggal duduk santai sambil menikmati teh hangat, dan mesin uang anda yang bekerja.
Jangan hanya mimpi! Jika serius, anda bisa memiliki bisnis seperti itu. Agar anda bisa mencapainya, saya tunjukkan caranya. Berikut 10 langkah menyulap situs web anda menjadi mesin penghasil uang.
  1. Temukan produk yang tepat. Kesempatan tadi bisa anda raih jika mengikuti sistem affiliate program. Anda bisa buat produk sendiri di bidang yang anda suka. Jika tidak, anda bisa sebagai reseller produk yang sudah terbukti sukses.
  2. Dapatkan web hosting dan domain. Untuk membuat situs web, anda harus memiliki web hosting dan domain. Banyak pilihan yang tersedia dengan biaya terjangkau. Anda bisa cari dengan mengetikkan “domain hosting” di search engine. Silakan baca panduan memilih web hosting berkualitas dan memilih nama domain yang memikat.
  3. Dapatkan program FTP. Selanjutnya, anda harus memiliki program FTP (File Transfer Protocol). FTP adalah salah satu yang anda perlukan saat membuat website. Beberapa software FTP seperti WS_FTP pro, smartftp, dan filezilla. Menggunakannya pun sangat mudah. Saya yakin anda bisa cepat menggunakannya.
  4. Cari program untuk membuat webpage. Nah, langkah selanjutnya anda harus membuat webpage. Disinilah tampilan web anda ditentukan. Untuk membuatnya, ada beberapa program yang bisa anda gunakan. Seperti Frontpage dan DreamWaver.
  5. Buat squeeze page. Istilah squeeze page mungkin masih asing anda dengar. Tapi cara membuatnya tidak seasing namanya. Anda bisa membuatnya di akun autoresponder seperti di Getresponse atau Aweber. Atau bisa pula dengan software squeeze page.
  6. Dapatkan auto responder. Auto responder berguna untuk merespon automatis, melakukan email marketing, berpromosi, mengirim newsletter, dan lainnya. Semua itu sangat dibutuhkan dalam internet marketing. Saya sendiri menggunakan GetResponse.
  7. Beri informasi pada pembaca secara rutin. Agar tak putus hubungan, anda harus rajin berkomunikasi dengan pelanggan. Bisa dengan mengirimkan informasi kepada subscriber situs web lewat email. Atau bisa juga dengan mengupdate isi blog. Berdasar pengamatan saya, blog sekarang memiliki peran sentral dalam internet marketing.
  8. Cari affiliate program yang tepat. Kalau anda berniat menjadi affiliate, anda bisa cari produk yang tepat. Bisa dengan memanfaatkan search engine, anda ketikkan “affiliate + jenis produk yang anda inginkan”. Tapi perlu waspada terhadap affiliate program yang banyak beredar. Pastikan hanya pilih affiliate program yang menguntungkan anda.
  9. Mulai mempromosikan situs web. Nah, inilah langkah terpenting yang menentukan kesuksesan bisnis internet anda: Promosi! Bisa dengan promosi gratis atau berbayar. Kalau pilih promosi berbayar, sesuaikan dengan anggaran promosi anda.
  10. Kualitas Pelayanan. Setelah pelanggan mulai berdatangan, jangan abaikan mereka. Berikan kualitas pelayanan terbaik. Jangan segan berkomunikasi dengan mereka. Sebab merekalah aset bisnis internet anda.
Menerapkan 10 langkah ini secara disiplin dan konsiten, dijamin bisnis internet anda akan tumbuh dan berkembang. Sampai akhirnya menjadi mesin uang yang terus menghasilkan passive income. Salam ACTION! Sumber : Joko Susilo